Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nahwu Shorof

Nahwu dan Shorof – Dasar Ilmu Bahasa Arab

Nahwu dan Shorof

Dasar Ilmu Bahasa Arab


Bahasa Arab memiliki beberapa cabang ilmu. Pada kesempatan ini akan dibahas dua cabang utama dalam Bahasa Arab, yaitu:

  • Ilmu Nahwu
  • Ilmu Shorof

Kedua ilmu ini sangat penting sebagai dasar dalam memahami dan menyusun kalimat Bahasa Arab dengan benar.


A. Ilmu Nahwu

Ilmu Nahwu adalah ilmu yang mempelajari hukum akhir suatu kata dalam kalimat, yaitu perubahan harakat akhir (i‘rab) seperti dhammah, fathah, dan kasrah.

Contoh Kalimat

جَاءَ رَجُلٌ

Jā’a rajulun = Telah datang seorang laki-laki.

رَأَيْتُ رَجُلًا

Ra’aitu rajulan = Aku melihat seorang laki-laki.

مَرَرْتُ بِرَجُلٍ

Marartu birajulin = Aku berjumpa dengan seorang laki-laki.

Penjelasan

Perhatikan kata رَجُلٌ (rajulun) yang berarti seorang laki-laki:

  • Pada kalimat pertama berharakat dhammah
  • Pada kalimat kedua berharakat fathah
  • Pada kalimat ketiga berharakat kasrah

Satu kata yang sama dapat berubah harakat akhirnya sesuai dengan kedudukannya dalam kalimat. Inilah yang dipelajari dalam Ilmu Nahwu.


B. Ilmu Shorof

Ilmu Shorof adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk suatu kata sebelum dimasukkan ke dalam kalimat. Perubahan ini bisa berupa penambahan atau pengurangan huruf.

Contoh

نَصَرَ

Nashara = menolong

نَاصِرٌ

Nāshirun = penolong

مَنْصُوْرٌ

Manshūrun = orang yang ditolong

Perubahan-perubahan seperti ini dan contoh lainnya dipelajari secara khusus dalam Ilmu Shorof.



Post a Comment for "Nahwu Shorof"